Arsip untuk Juli, 2010

Day 6-Anniversary Sate Kelinci

Waah..udah 2 hari gak posting di blog. Kerja juga lagi libur, jadi cerita tentang PKL-nya juga libur.. 😛

Oke, kita mulai lagi dari hari Senin, dimana semua orang mengawali aktivitasnya di minggu ini. 🙂

Jam 8 lebih.

Hari ini, agak berbeda dengan hari sebelumnya. Aku tetap menjemput 2 orang kawanku, Laras dan Rani di asrama mereka namun tidak memakai motor Yanta. Hari minggu kemarin aku membawa motor Rani ke Tangerang. Jadi, sekarang ada 2 kendaraan. Lebih memudahkan kami jika ingin kemana-mana. Tidak ada “tarik 3” lagi, menuju tempat kerja. 😛

Kendaraan sudah lengkap, namun tetap saja kami sampai tempat kerja jam 8 lebih. Kali ini bukan karena Laras dan Rani yang masih siap-siap berangkat, tetapi karena kami terlalu santai. Sebenernya aktivitas di kantor di mulai pukul 8.30 tetapi banyak orang yang sudah datang pukul 8. 🙂

Multithreading Programming

Aku PKL disini, bukan bekerja melainkan belajar. Ada banyak hal yang harus aku pelajari disini. Kajianku adalah optimasi program untuk konversi file STL (stereolithography) menjadi laser trajectory. Untuk optimasi itu, aku mempelajari multithreading programming. Sebenarnya multithreading pernah dibahas pada saat kuliah Organisasi komputer, namun pada saat itu, belum terlalu paham aplikasinya. Jadi tidak aku perdalam pada saat itu. Baru ngeh sekarang. 😛

Baca lebih lanjut

Iklan

Day 5 – Pintu Kamar Mandi di Asrama Horor

Hari Olahraga

Hari ini tidak seperti hari biasanya. Sebagian besar para ilmuan di BPPT ini mengenakan pakaian olahraga. Ternyata setiap hari jum’at, adalah hari olahraga di BPPT. Aku dan Yanta juga mengenakan pakaian yang sama.

Pertama kali datang, aku langsung menimbrung untuk bermain badminton bersama para ilmuan disini. Setelah main beberapa set, aku pindah bermain voli. Hmm..aku tidak terbiasa bermain voli, jadi tadi terlihat kaku sekali, dan menyebabkan tim yang aku masuki, mengalami kekalahan berturut-turut. 😦

2 kawanku, Rani & Laras tidak mengikuti olahraga kali ini karena mereka tidak membawa pakaian olahraga dari Bogor. Mereka hanya mengambil foto-foto kami sebentar, lalu kembali ke ruang kerja dan berseluncur ria di dunia maya. Aku kira hari ini full olahraga, tetapi ternyata tidak. Sekitar pukul 10.00 WIB, para ilmuan ini kembali ke ruangan masing-masing dan melanjutkan pekerjaannya. Wah, aku dan Yanta tidak membawa laptop hari ini, jadi kamipun “menggangu” teman kami Laras dan Rani, lalu mengambil alih Laptop mereka. he 😛

Ilkomerz 44 Online (Gabut Mode)

Kami berempat merasa suasana hari ini tidak seperti suasana kerja biasanya. Passion untuk menyusun algoritma terbaik dalam memproses file STL (Stereolithography) hingga menjadi Laser Trajectory kurang terasa membara. Bagiku pribadi, dalam hal menyusun algoritma harus dalam suasana hati yang nyaman dan tenang. Biasanya ide-ide bermuculan pada saat aku sedang jalan-jalan (pengennya jalan-jalan terus.. :P). Jika ada satu ide terbesit dalam pikiranku, buru-buru aku mencari laptopku dan menuliskan beberapa baris kode program.

Baca lebih lanjut

Day 4- Bantuan dari UI dan Pencerahan dari ITB

Baru Mandi dan Sisiran.

Aku bangun lebih pagi hari ini, setelah sholat subuh aku berjalan ke belakang kostanku. Pagi yang sejuk, indah sekali pemandangan disini. Terdapat danau kecil dan juga beberapa petak sawah, matahari memancarkan sinar yang kemerah-merahan, menambah indahnya pagi ini. Awal yang baik untuk memulai hari ke-4 ku di Tangerang. 🙂

Sengaja aku dan Yanta memilih tempat ini, berharap dapat melepaskan penat setelah bekerja seharian di kantor.

Seperti biasa aku menjemput 2 kawanku, Rani dan Laras sebelum berangkat ke tempat kerja. Sesampainya di asrama mereka, pukul 7.40. Aku tidak melihat salah satu dari mereka ada di depan. Asrama ini terlihat kembali sepi. Sepi sekali, seperti tidak berpenghuni. Aku telepon Laras, namun lama sekali tidak diangkat. Beberapa saat kemudian Laras datang, membuka pintu sambil menyisir rambutnya yang masih berantakan. Lalu akupun mengajak dia langsung pergi, dan memanggil Rani terlebih dahulu.

Temanku yang satu ini, Laras selain pintar dia juga terkenal dengan ekspresi super polosnya. Sambil sisiran dan dengan polosnya dia berkata “aduuh chaw.. Rani baru mandi..belum siap juga kita..gimana dong?” -.-

Haduuuh…ngapain aja sih daritadi para calon ibu ini. Bukannya buru-buru, malah nanya balik. Kebanyakan ngegosip kayaknya..he Baca lebih lanjut