Posts Tagged ‘ MEPPO ’

Day 4- Bantuan dari UI dan Pencerahan dari ITB

Baru Mandi dan Sisiran.

Aku bangun lebih pagi hari ini, setelah sholat subuh aku berjalan ke belakang kostanku. Pagi yang sejuk, indah sekali pemandangan disini. Terdapat danau kecil dan juga beberapa petak sawah, matahari memancarkan sinar yang kemerah-merahan, menambah indahnya pagi ini. Awal yang baik untuk memulai hari ke-4 ku di Tangerang. 🙂

Sengaja aku dan Yanta memilih tempat ini, berharap dapat melepaskan penat setelah bekerja seharian di kantor.

Seperti biasa aku menjemput 2 kawanku, Rani dan Laras sebelum berangkat ke tempat kerja. Sesampainya di asrama mereka, pukul 7.40. Aku tidak melihat salah satu dari mereka ada di depan. Asrama ini terlihat kembali sepi. Sepi sekali, seperti tidak berpenghuni. Aku telepon Laras, namun lama sekali tidak diangkat. Beberapa saat kemudian Laras datang, membuka pintu sambil menyisir rambutnya yang masih berantakan. Lalu akupun mengajak dia langsung pergi, dan memanggil Rani terlebih dahulu.

Temanku yang satu ini, Laras selain pintar dia juga terkenal dengan ekspresi super polosnya. Sambil sisiran dan dengan polosnya dia berkata “aduuh chaw.. Rani baru mandi..belum siap juga kita..gimana dong?” -.-

Haduuuh…ngapain aja sih daritadi para calon ibu ini. Bukannya buru-buru, malah nanya balik. Kebanyakan ngegosip kayaknya..he Baca lebih lanjut

Iklan

Day 2

Hari kedua ini..entah mengapa begitu berat untuk membuka mata. Aku tetap bangun pagi, untuk melaksanakan shalat subuh. Tapi setelah itu, kembali ke tempat tidur lagi, karena tidak bisa melawan rasa kantuk yang amat dahsyat ini (berlebihan memang) 😛

Waktu menunjukan pukul 7.15, tetapi aku masih terpaku menatapi layar laptopku. Yanta yang sudah bergegas sejak tadi pagi, siap menjemput 2 kawanku di asrama.

Tempat PKL

Sesampainya di tempat PKL, aku dan kawan-kawanku langsung menempati tempat kerja yang telah disediakan sebelumnya. Kunyalakan laptopku dan membaca materi yang diberikan kemarin. Tak lama kemudian datang supervisorku dan memerintahkan untuk mendalami teori yang akan dikaji. Setelah itu dia pun berlalu dan tak kembali lagi selama seharian ini.

Baru pukul 10.15 konstentrasiku sudah sedikit buyar, karena perutku yang keroncongan. Belum sempat sarapan tadi pagi, dan kemarin malamnya hanya makan sedikit. Pada saat ini, aku berharap cepat-cepat jam istirahat tiba. 😛

Warteg

Beberapa saat sebelum waktu istirahat, muncul seorang Bapak bertanya-tanya pada kami. Ingin berkenalan lebih jauh sepertinya :P. Senang sekali aku disini, semua orangnya ramah-ramah. Benar-benar Indonesia :D. Bapak itupun mengajak kami ke tempat makan pada saat jam istirahat nanti.

Yes..jam 12.00 teng..aku sudah bergegas ingin keluar mencari tempat makan. Kami bertemu Bapak yang tadi, beliau melihat kendaraan yang akan kami tumpangi kurang, jadi beliau meminjamkan kami 1 sepeda motor.Agak jauh memang tempat makannya. Baca lebih lanjut

Day 1

Sebelum Berangkat PKL

Pagi-pagi sekali aku sudah bangun..lalu seperti biasa, aku pun menunaikan shalat subuh.

Setelah itu..langsung mandi.(he..kebalik nih..bukannya mandi dulu) :P.

Karena Tangerang adalah daerah baru untukku. Maka pukul 6.00 aku dan teman satu kamar kostku, Yanta. Langsung pergi mencari tempat makan untuk sarapan. Kami belum tau tempat mana yang murah. Akhirnya memutuskan untuk makan nasi uduk di pinggir jalan. Kalau diliat dari tempatnya sih..kayaknya harganya lebih murah dari tempat yang kemarin, pada saat kami tiba pertama kali di Tangerang ini. Setelah tanya-tanya..ternyata kompak banget sama warung nasi uduk yang berjarak beberapa meter. Harga nasi uduk + telur dadar 1/5 bagian == 6000 rupiah.(harga yang cukup mahal untuk mahasiswa berpenghasilan tidak tetap) 😦

Pukul 7.00 masih bersantai di kostan, karena menunggu 2 orang teman, yang sedang dalam perjalanan dari Bogor menuju tempat PKL. Mereka menitipkan barang bawaannya di kamar kami(Aku dan Yanta). Sehingga sebagian lemari di kamar kostan kami penuh oleh barang-barang bawaan para kaum Hawa ini. 😛 Baca lebih lanjut